Ini saya ceritakan sebagai bentuk kenangan terindah saya bersama teman saya dan suaminya,.....
Kami sebetulnya sudah berteman sejak lama, dari kami masih SMA. Saat itu
kami masih berteman biasa tanpa ada perasaan apa2 dan sampai kami
kuliahpun tidak pernah ada perasaan apapun, baik dia dan saya.
Kami bertiga saling kenal hanya karena pernah salah sambung dalam menelpon, saat itu kami masih SMA.
Hubungan kami bertiga pernah hilang jejak, semenjak kami sibuk dalam
urusan perkuliahan. Oh iya kami bertiga adalah saya ( Iwan ), Diah dan
Anto.
Diah yang pernah kuliah disalah satu perguruan tinggi dan Anto pun sibuk
dengan kuliahnya di salah satu perguruan tinggi yang masih satu kota.
Mereka masih bisa bertemu walaupun tidak sering dikarenakan masih dalam
satu kota, sedangkan aku memilih untuk kuliah di luar negeri dikarenakan
tuntutan orangtua.
Dalam kesibukan kami masing2, kami hanya bisa berhubungan melalui
telepon. Dan saat kami lulus pun kami hanya bisa memberi kabar bahwa
masing2 dari kami sudah mendapatkan pekerjaan yang sudah kami cita2kan
sebelumnya, saya disalah satu instansi pemerintah, diah di salah satu
perush swasta yang bonafit dan Anto memilih untuk berwiraswasta sendiri
dan sukses dengan bermain saham/ valas.
Dan dalam kurun waktu yang agak lama sekitar 2 tahunan, aku dikejutkan
oleh berita bahwa mereka temen2ku saling mencinta dan akan melangsungkan
pernikahan mereka segera,......Oh betapa tidak disanggka bahwa mereka (
Diah dan Anto ) bisa saling mencinta dikarenakan perjalanan mereka
dalam satu kota yang aku sendiri kurang paham karena kesibukanku dalam
pekerjaan, jadi maklum deh nggak tahu kabar temen.....
Singkat cerita,........
Setelah mengarungi perjalanan hidup berumah tangga, kurang lebih sekitar
3 tahun tepatnya ditahun 2002, mereka dikaruniakan seorang anak laki2
dan mereka sangatlah berbahagia seperti yang saya liat. Mereka tidak
menunjukkan keanehan yang menonjol sampai pada akhirnya Diah menelepon
saya dan ingin bertemu berdua untuk mengungkapkan sebuah problem mereka.
Sebagai seorang teman dan kita memang dari dulu berteman baik, akhirnya
saya menyempatkan diri untuk menemui Diah di salah satu Cafe yang biasa
tempat dulu kita bertiga kumpul2, pertemuan saya dan diah sudah
mendapatkan ijin dari Anto yang kebetulan sedang mengembangkan usahanya
diluar kota, karena memang kami bertiga saling mempercayai satu sama
lainnya dan kami selalu fair dalam masalah apapun.....
Tapi ada keanehan dari problem yang akan disampaikan diah saat ini, aku
agak sedikit bingung.....kenapa anto tidak membicarakannya kepada saya,
agar saya bisa melihat dari 2 sisi dari mereka (diah dan
anto)........bukankah kita sudah berteman baik dari dulu.
Setelah saya dan diah bertemu disalah satu Cafe yang kami tuju, saya
melihat diah agak sedikit berbeda.....ya antara senang dan bingung serta
malu, ada apakah...?
Untuk menenangkan diah saya berinisiatif untuk memesan 2 cangkir kopi
dan snake ringan yang menjadi kebiasaan kami bertiga, namun kali ini
hanya saya dan diah. Untuk beberapa saat saya membuka obrolan dulu
dengan sesuatu yang menyenangkan tentang pengalaman hidup dari
perjalanan kami masing2 dan saya menanyakan kepadanya....."bagaimana
asalnya kok kalian jadi pada saling suka...?" ayo dong cerita say......(
yah itulah kalimat akrab kami bertiga).
Akhirnya diah pun menceritakannya bagaimana asal usul dari problem mereka,..........
Diah : iya wan, gue juga tadinya bingung banget......kok anto jadi sedikit aneh ya
Saya : aneh kenapa say......?
dengan wajah agak sedikit ragu2 akhirnya diah memberanikan diri untuk berceritakannya,......
Diah : sebetulnya ini masalah ranjang kita wan,.......
Saya : maksudnya,...!
Diah : semenjak gue kenal sex, kok gue jadi ketagihan ya......
saya agak sedikit kaget dan bingung,
Saya : so, apa yang salah....? wajar dong semua orang yang pernah
mengalami jadi ada yang ketagihan....so what, anto sendiri gimana....?
Diah : itulah permasalahannya, anto sekarang pencemburu......dan lo tau siapa yang dicemburuin anto...?
Saya : siapa...?
Diah : KAMU wan,..! aneh kan
Saya : OK, gue akan ngobrol dengan anto kalo ada waktu dan gue jamin
kalian nggak akan terganggu lagi dengan kehadiran gue,........
Diah : bukan itu permasalahannya,.......
agak sedikit canggung rupanya diah untuk berterus terang........
Saya : terus permasalahannya apa dong,..?
Diah : hhhhmmmmm,.....gue jadi hypersex dan anto cuma bisa memuaskan gue kalo lagi cemburu sama lo wan.
Saya : WHAT...!!!!
Diah : iya wan, gue juga bingung dengan sikap anto 3 tahun belakangan
ini,...anto sekarang cemburu banget kalo gue sama lo telponan.....tapi
anto ngk marah sama lo wan, dia cuma cemburu aja, dan itu kata dia
membangkitkan gairahnya terhadap gue.
Untuk sesaat saya agak bingung sambil menatap wajah diah yang agak
sedikit malu tapi terlihat seperti sudah agak ringan karena sudah
menceritakan problem mereka,....
Sekarang saya yang bingung, sambil terdiam agak lama dan menyalakan
rokok karena sudah menjadi kebiasaan saya saat saya sedang berpikir
keras. Lalu......
Saya : sudah lo bicarakan sama anto tentang permasalahan kalian....?
Diah : sudah wan, makanya gue beraniin nemuin lo sekaligus mengungkapkan problem gue dan anto....
Saya : kok gue....?
Diah : iya wan, gue disuruh anto untuk nemuin lo dan membicarakannya sama lo....
Saya : kenapa bukan anto yang ngomong sama gue,....bener2 aneh sekarang anto.
Diah : dia malu katanya, dan dia nyuruh gue yang ngomong sama lo karena dipandang dia menggairahkan klo gue yang nemuin lo.....
Ada sedikit perasaan yang aneh saya rasakan dengan mendengar permasalahan mereka,.....
lalu saya memandangi lagi wajah diah yang sekarang menjadi aneh, tidak
seperti dulu.....seperti malu dan grogi begitu saat saya tatap
matanya......
Saya : so, apa yang bisa saya lakukan untuk kalian......
Diah : anto ngundang lo saat ulang tahun dia,....
Saya : Oh iya....lusa anto ultah ya,.....
Diah : bener wan, masa lupa sih......
Dan akhirnya saya dan diah bisa sedikit rilex dengan obrolan selanjutnya....
Kira2 setengah jam kami ngobrol akhirnya diah pamit untuk segera pulang karena hari makin malam.
Diah : wan, lo tunggu telp dari gue aja ya.....soalnya rencana anto pengen ngadain ultahnya disebuah hotel...
Saya : OK deh say,....salam buat anto....gue tunggu kabarnya secepatnya.
Saat hari ultah anto tiba kebetulan saya lagi santai dirumah, dan istri
sedang dirumah dirumah orangtuanya karena sebetulnya saya sendiri pun
memiliki problem rumah tangga dengan istri dan sudah 4 bulan saya dan
istri pisah ranjang.......
Singkatnya saya sedang menonton acara tv begitu telpon dari diah
berdering, dan setelah terjadi obrolan singkat mengenai rencana ultah
anto, saya sempet kaget saat diah memberi syarat bahwa saya disarankan
jangan membawa istri, (mereka nggak tau saya pisah ranjang).....karena
bukan pesta meriah kok, katanya.
Akhirnya setelah saya mendapatkan hotel yang telah diberikan alamatnya
dari diah, saya merasakan ada keanehan yang saya rasakan.....entah apa
saya nggak bisa menemukan keanehan itu.
Ah,...mungkin cuma kumpul2 kita bertiga pikir saya.
Saya memasuki loby hotel tersebut dan dipersilahkan duduk diruang tunggu
oleh salah satu karyawan hotel untuk menunggu,.....dan saya letakkan
bingkisan yang saya bawa untuk anto dan stangkai bunga untuk diah,
karena terbiasa oleh masa lalu kami yang sering membawakan sesuatu atau
bunga untuk diah.
Kira2 setengah jam kemudian anto tiba2 menyapa saya dari arah belakang sambil menepuk pundak saya,....
Anto : hai, apakabar nih...
Saya : hai, baik2 to......gimana kabar lo juga, sibuknya usaha lo sampe nggak ada waktu buat kasih kabar...
Ya gitu deh basa basi orang kalo ketemu temen lama. Dan akhirnya saya
dan anto untuk sementara ngobrol di ruang tunggu loby hotel. Saya agak
sedikit melihat anto agak aneh, seperti saat melihat diah waktu
bertemu.....agak sedikit grogi dan gugup, seperti ada yang akan
diceritakan kepada saya,......dan seperti biasa saya membuka obrolan
untuk membuat suasana menjadi santai,...dan akhirnya berhasil membuat
anto agak sedikit santai untuk ngobrol.
Saya : oiya, waktu itu lo lagi kemana sih.....ngurus bisnis terus nih,
sampe nggak punya waktu untuk kumpul2 lagi...seperti dulu.
Anto : yah gini deh kalo punya usaha sendiri, kerja sendiri, kemana juga sendirian.....
Saya : tapi kalo sudah sukses enakkan,...hahahahahah
Lalu anto sedikit terdiam dan sedikit agak grogi menanyakan, apakah diah
sudah menemui saya atau belum,.....dan apakah diah sudah menceritakan
permasalahan yang sedang dihadapi atau belum.....
Anto : gimana wan, diah sudah cerita semuanya kan...?
Saya : yah secara garis besarnya, saya berusaha memahami....dan...
Anto : gue minta tolong sama lo, nanti saat kita berdua kekamar
gue.....lo jangan kaget ya, turutin aja permainannya diah.....gue sama
diah sudah sepakat kok.
Saya : hhhhmmmmmmm,......ada kejutan apa sih,...nah yang ultah kan lo to, kenapa jadi gue yang dikasih kejutan.......
Anto : hahahahah, sekali kali boleh dong traktir temen dengan sesuatu yang laen...
Saya : bisa aja lo to,.....
Akhirnya saya dan anto berdiri dari sofa dimana kami duduk tadi dan saya
berikan sedikit bingkisan untuknya dan untuk diah istrinya.....sebuah
bunga.
Namun saat saya lihat wajah anto berubah saat menerima bunga yang saya
berikan untuk istrinya, dan seperti orang yang menerima undian hadiah,
begitu gembiranya. Sambil berjalan pelan saya dan anto menaiki tangga
menuju ke kamarnya yang tidak terlalu jauh, karena kamar yang mereka
pilih adalah dilantai 2.
Anto berjalan seakan2 saya ini seorang bos yang akan berkunjung, dan
anehnya lagi anto seperti ada yang akan di omongin kepada saya, tapi
tertahan ditenggorokan........
Saat saya dan anto berdiri didepan pintu kamar hotel, anto mengijinkan
saya memasuki duluan dan membuka pintu seperti saya
penghuninya,...........saat saya membuka pintu, hanya terdengar suara tv
dan suara air dari shower yang letaknya tidak jauh dari pintu....
Saya : lo sendirian to,......
Anto : diah lagi mandi wan....
lalu terdengar suara diah yang sedikit berteriak dari dalam bathroom,..
Diah : to, iwan sudah dateng ya...
Anto : iya nih say,...bawa bingkisan segala sama bunga buat kamu....
Diah : Waaaah,...repot2 segala lo wan, lagian cuma kumpul2 biasa kok.....dan sedikit kejutan kok
Saya : waduuuuhh, bikin penasaran nih.....apa kejutan buat gue...?
Anto sibuk menyambutku dengan membuat softdrink dan cemilan kesukan kami
bertiga, dan mengajakku menonton tv disofa empuk.....sambil ngobrol
masa2 kita bertiga, sekitar setengah jam saya dan anto ngobrol dengan
kesibukan masing2, tiba2 diah keluar dari bathroom dengan baju mandi
nylonnya yang tipis dan masih dalam keadaan basah penuh dengan butir2
air ditubuhnya..........
Diah : sorry ya lama, maklum cewek.....
Anto : say.....iwan emang temen sejati ya, dia mau dateng kita undang..
Saya seperti disambar petir dan mata saya terbelalak saat melihat diah
yang keluar dari bathroom hanya dengan baju mandi nylon putih basah oleh
air yang masih melekat ditubuhnya, sehingga jelas terlihat lekuk tubuh
dan toketnya yang terceplak oleh air......sebagai laki2 normal tentunya
gairah saya bergejolak, apalagi saya dan istri sudah pisah ranjang
selama 4 bulan, tetapi mereka tidak mengetahuinya.
Saya nggak menyangka selama ini diah yang saya kenal dekat dr jaman
perkenalan kami bertiga, begitu menggairahkan karena memiliki tubuh yang
indah,....dengan liuk tubuh yang sempurna.
Saya masih terpana oleh pemandangan yang saya liat didepan mata, toket
yang montok dengan putingnya yang sedikit menonjol keluar dan bokong
yang agak sedikit nungging,.....yang membuat birahi laki2 seperti saya
terus bergejolak.....tapi saya berusaha sedikit mengontrol nafsu birahi
saya.
Diah : apa kabar wan,...sorry ya gue lagi mandi
Saya : baik say, nggak apa2 kok.....gue sama anto juga sambil nonton tv
Sesaat anto mendekati diah sambil berkata, " ini loh wan kejutan buat lo "
Anto sambil memeluk diah dari belakang dan mencumbuinya....menciumi
pundaknya yang sedikit dibuka oleh tangan anto yang mulai menggerayangi.
Saya hanya berdiri kaku melihat anto mencumbui diah dengan tubuh basahnya,.....
Diah : Oooh sayang, nggak enak ada iwan mas...
Anto : uuuhhh nggak apa2 sayang.....kita kan mau kasih iwan kejutan...
Sekarang saya yang jadi gugup dan grogi menghadapi mereka, sepontan saya
melangkah menuju ke arah pintu, dan saya kaget bukan main.....saat
tanganku dipegang oleh diah dengan tatapan penuh gairah, dan meledaklah
gairahku saat itu, karena tak tertahan kan oleh tubuhnya yang
menggairahkan dan menggiurkan.....
Diah : waaaaann, anto pengen bertiga waaan......
Anto : iya wan,....gue pengen liat diah di entot lo wan...ayolah wan kita nikmati sama2....
Tanpa berpikir panjang lagi karena sudah terlanjur meledak birahi
saya,.....saya lumat bibirnya diah yang masih basah dengan sisa2 air
mandinya, seketika itu juga diah sudah dalam pelukan maut
saya,.....tanpa sadarkan lagi anto membisikan ditelinga
saya,....."nikmati diah sesuka lo wan......gue mau nonton lo ngentot
diah wan...".........makin terbakar gairahku untuk melahap tubuh
montoknya diah yang sudah sedikit terbuka karena geliatnya yang membara.
Saya makin buas melahap tubuh diah yang montok, dan melepaskan baju
mandi yang masih melekat basah ditubuhnya,.....ooooohhhh nikmatnya tubuh
lo diah. Saya makin buas ketika melihat anto hanya terpaku disofa
sambil melihat saya yang sedang menggumuli diah diatas ranjang,.....saya
lepaskan tali pengikat bajunya dan terbukalah jatuh kebawah, sehingga
tubuh montok diah benar2 bugil dan toket yang montok bener2 padet berisi
itu begitu terlihat menantang dan ,mengggoda untuk diremas dan dikulum
putingnya.
Dengan nafas yang sedikit memburu saya dorong tubuh bugil diah yang
montok ke ranjang dengan posisi terlentang, dan saya berdiri
dihadapannya sambil membuka kaos dan jeans secara perlahan sambil
memandang tubuh bugil yang montok itu.......
Diah : waaaann,.....
Saya : Uuuugh diah, gue nggak nyangka tubuh lo montok banget....dengan toket yang padet menggoda
Sambil saya lumat toketnya dan saya remas2 dengan kuat, diah menggeliat
hebat tanpa henti.......sambil diiringi dengan desahan2 lembut yang
keluar dari mulutnya.......OOOOUUGH, waaaaaan
Sesaat saya liat anto menggenggam kontolnya yang makin
membesar........dan saya merasakan kontol saya makin mengeras saat diah
mulai menggenggam kuat.,......
Diah : waaannn.....gue nafsu banget liat kontol lo waan
Saya : UUUGGH diah lo makin bikin gue nafsu aja,....
Diah : entot gue waaan,......gue sudah nggak tahan.....anto pengen gue dientot lo wan
Tanpa saya pedulikan anto yang sedang duduk disofa, saya hujamkan kontol
saya yang makin mengeras, secara bertubi2 seperti orang yang bener2
kelaparan....karena memang saya sudah tidak pernah menikmati lagi sejak 4
bulan karena pisah ranjang.
Saya bener2 menikmati setiap geliatnya diah, karena bener2 menggairahkan
saat saya mengocok memeknya yang sudah basah,...dalam setiap jeritannya
saya semakin menjadi dan akhirnya sekitar 1 jam saya menggauli diah,
tiba2 anto bangkit dari duduknya. Sambil memegang kontolnya yang sudah
mengeras, anto mendekati saya yang tengah menggumuli diah,....
Sesaat anto sudah ada dihadapan mukanya diah dan menjambakkan rambutnya
sambil berkata; "diah, kamu makin menggairahkan saat di entot 2
laki2"....sambil memasukkan kontolnya kemulut diah yang mungil, dan
membuat diah semakin bernafsu menikmati kontol2 yang memuaskan
birahinya.
Kemudian saya dan anto saling bergantian dalam menikmati diah, istri
daripada anto,....dengan berbagai variasi2 yang saya dan anto ciptakan
untuk memuaskan diah di atas ranjang hotel, hingga diah bener2 kewalahan
karena saya dan anto sudah sampai pada titik dimana akan memuntahkan
peju2 yang sudah tak tertahankan,.....diah pun sudah bener2 lemas,
karena sudah berkali2 mencapai klimaksnya, dan akhirnya saya dan anto
diminta diah untuk memuntahkan peju2 itu secara bersamaan ditubuh
bugilnya dan diwajahnya. Dan saya, anto dan diah bener2 telah terkapar
lemas diatas ranjang dan saling memandang satu sama lain.....saya nggak
pernah menyangka, mungkin anto dan diah juga berpikiran yang sama, bahwa
kita bertiga nggak menyangka akan seperti ini.....padahal dulu kita
bertiga berteman akrab tanpa ada sesuatu yang membuat kita saling
menyukai........
Sejak kejadian itu, saya semakin dibuat mabuk kepayang bila mengingat
tubuh diah yang begitu menggiurkan, dan saya berterima kasih pada anto
yang mengijinkan saya, walau hanya untuk "keanehannya" dalam
bercinta,.....Sejak itu anto dan diah tidak pernah lagi menghubungi saya
hingga detik ini,...apakah mereka malu atau menyesal dengan apa yang
terjadi,...???????
Tapi saya telah dibuatnya ketagihan,......dan mesti mencari kemana
mereka, karena nomor2 yang bisa saya hubungi sudah tidak aktif
lagi,.......Untuk temanku anto dan diah,......"lo berdua sudah bikin gue
ketagihan untuk bersex bertiga, tapi kalian berdua nggak tau bahwa saya
dan istri sebetulnya sudah tidak harmonis lagi dikarenakan.........saya
sebenarnya juga mencintai Diah"